DATA MAHASISWA STMIK PRINGSEWU

Aside

Image

Private Sub Command1_Click()

Text1.SetFocus

Text1 = “”

Text2 = “”

Text3 = “”

End Sub

Private Sub Command2_Click()

Text1.SetFocus

Text1 = “”

Text2 = “”

Text3 = “”

End Sub

Private Sub Command3_Click()

Unload Me

End Sub

Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text2.SetFocus

End If

End Sub

Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text3.SetFocus

End If

End Sub

TUGAS 1

Private Sub Command1_Click()

Text1.SetFocus

Text1 = “”

Text2 = “”

Text3 = “”

End Sub

                   

Private Sub Command2_Click()

Text1.SetFocus

Text1 = “”

Text2 = “”

Text3 = “”

End Sub

 

Private Sub Command3_Click()

Unload Me

 

End Sub

 

Private Sub Text1_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text2.SetFocus

End If

End Sub

 

 

 

Private Sub Text2_KeyPress(KeyAscii As Integer)

If KeyAscii = 13 Then

Text3.SetFocus

End If

End Sub

POLITIK

Aside

Kubu Cikeas Ingin Pakde Karwo Jadi Ketum Demokrat

Tegar Arief Fadly – Okezone
Selasa, 05 Maret 2013 11:27 wib
Browser anda tidak mendukung iFrame
Ilustrasi (Okezone)

Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA – Para petinggi Partai Demokrat yang terkenal loyal kepada mantan Ketua Umum Anas Urbaningrum mendesak untuk segera diselenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB).

Dua nama kemudian mencuat untuk mengisi posisi jabatan ketua umum partai, yakni Direktur Eksekutif Toto Riyanto dan Wakil Ketua Dewan Pembina Marzuki Alie.

Namun, petinggi partai yang dikenal loyal dengan Cikeas atau Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginginkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang juga ipar SBY, Pramono Edhie Wibowo atau Gubernur Jawa Timur Soekarwo sebagai pengganti Anas.

“Kalau aku bilang calon terkuat Pramono Edhi. Kalau dari internal Pakde Karwo (sapaan akrab Soekarwo),” kata politikus Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (5/3/2013).

Dipilihnya nama Soekarwo, karena dia dianggap sebagai figur alternatif yang dinilai cukup netral di internal Partai Demokrat. Soekarwo, kata Ruhut, tidak mewakili tiga kandidat dalam Kongres Partai Demokrat di Bandung pada 2010 lalu.

Namun diakui Ruhut, Soekarwo sendiri tidak berminat untuk menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Pria yang identik dengan kumis tersebut lebih memilih untuk fokus mengembangkan Provinsi Jawa Timur dengan menjadi Gubernur.

“Tapi Pakde Karwo tampaknya masih berat di Jawa Timur. Dia alternbatif, bukan kubu Anas, Marzuki, Andi. Tapi dia menolak karena ingin fokus ke Jawa Timur,” ungkap Ruhut.

POLITIK

Aside

PDIP Gelar Rakercabsus Usung Calon di Pilgub Jateng?

Bramantyo – Okezone

Browser anda tidak mendukung iFrame

Selasa, 5 Maret 2013 11:24 wib
Ilustrasi

Ilustrasi

SOLO – Calon gubernur yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Pilgub Jawa Tengah hingga saat ini masih misterius. Salah satu kandidat yang disebut-sebut akan dicalonkan, Ganjar Pranowo, juga mengaku belum mendapatkan perintah dari partai.

Malah sebaliknya informasi yang diterima Ganjar, PDIP pada hari ini menggelar rapat kerja cabang khusus (rakercabsus). Hanya saja, Ganjar tidak menyebutkan secara rinci tujuan digelarnya rakercabsus, apakah terkait pilgub atau masalah lainnya.

“Penutupan pendaftaran itukan nanti tengah malam, jadi masih ada waktu. Infonya dari teman-teman partai, saat ini sedang menggelar rakercabsus. Kalau rekomendasi sudah ada di ketua umum,” jelas Ganjar saat dihubungi Okezone, Selasa (5/3/2013).

BENCANA ALAM

Aside

Siang Ini Kawasan Bukit Duri Masih Kebanjiran

Bagus Santosa – Okezone Browser anda tidak mendukung iFrame

Selasa, 5 Maret 2013 11:21 wib
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA – Ratusan warga mengungsi di Kelurahan Bukti Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Pengungsi ini datang pagi tadi seiring meluapnya air Kali Ciliwung.

“Air datang jam 05.00 WIB, mulailah pengungsi pada berdatangan,” kata penjaga piket pengungsian Kelurahan Bukit Duri, Buchori, Selasa (5/3/2013).

Namun, tidak semua warga yang rumahnya terendam mengungsi di tempat ini. Kata dia, warga banyak yang tetap melakukan aktivitasnya. “Yang ngungsi 125 KK, kebanyakan mereka pergi kerja,” ujarnya.

Ketinggian air beragam di kelurahan ini. Mulai dari 20 sentimeter hingga satu meter. Ada 10 RT dari 3 RW yang terendam di wilayah ini.

Dia memprediksi, melihat cuaca yang saat ini berawan dan jika hujan turun nanti, pengungsi akan terus bertambah. “Sekarang mendung, takutnya entar hujan dan air naik lagi,” tuturnya.

Meski ratusan orang mengungsi, bantuan sementara juga belum hadir. Dapur umum untuk pengolahan makanan juga belum ada. “Baru sumbangan snack saja. Dapur umum belum terbentuk,” kata Buhori.

KEBAKARAN

Aside

Tiga Kios Pasar Bogor Ludes Dilalap Api, Lalin Macet Total

Browser anda tidak mendukung iFrame

Selasa, 5 Maret 2013 06:47 wib
Sejumlah kios di Pasar Bogor terbakar (Foto: Endang G/Sindo TV)

Sejumlah kios di Pasar Bogor terbakar (Foto: Endang G/Sindo TV)

BOGOR– Sedikitnya tiga kios di Pasar Bogor, Jawa Barat, ludes dilalap si jago merah. Hingga berita ini diturunkan api belum dapat dikendalikan oleh tiga unit mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi.

Para pedagang dan warga di sekitar pasar panik, sambil menyelamatkan barang dagangan dari kobaran api. Sebagian warga juga turut memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran terjadi pada Selasa (5/3/2013) sekira pukul 05.30 WIB. Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Surya Kencana arah Balaikota menuju Sukasari Bogor, macet total karena banyak pengendara yang berhenti untuk menyaksikan kebakaran.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran, karena api tiba-tiba membesar dari dalam kios yang berisi peralatan rumah tangga itu. Dalam sekejap api merambat ke kios-kios di sebelahnya.

Aside

51 Imigran Asal Irak Ditangkap di Ciamis

 

Browser anda tidak mendukung iFrame

Selasa, 5 Maret 2013 07:49 wib
detail berita

Penampungan sementara imigran (Ilustrasi: Foto Koran Sindo)

CIAMIS – Sebanyak 51 imigran asal Irak ditangkap jajaran Polres Ciamis pada Senin, 4 Maret 2013 malam. Mereka ditangkap saat melintas di Jalan Raya Jenderal Soedirman, tepatnya di depan Kantor Bupati Ciamis.

Penangkapan dilakukan saat iring-iringan 10 kendaraan melintas dari arah Kabupaten Tasikmalaya menuju Kota Banjar. Mereka diketahui berangkat dari Jakarta menuju pesisir Pantai Pangandaran.

Saat iring-iringan kendaraan dihentikan sejumlah anggota Satlantas dan Satreskrim Polres Ciamis, sejumlah imigran langsung membuka pintu mobil dan menghampiri polisi.

Beberapa imigran yang berada di mobil belakang ada yang melarikan diri. Bahkan, salah seorang imigran hendak melompat ke aras semak-semak, tepat di tepi aliran Sungai Cileueur. Namun berhasil digagalkan.

Penangkapan imigran tersebut dipimpin oleh Wakapolres Ciamis, Kompol Hasyim Risahondua.

“Jumlah sementara imigran yang berhasil kami tangkap sebanyak 51 orang. Mereka menggunakan 10 kendaraan. Satu kendaraan di bagian depan bertindak sebagai penunjuk arah dari arah Jakarta menuju Pantai Pangandaran,” terang Hasyim.

Penangkapan imigran, lanjut dia, berawal dari informasi yang didapat polisi dari Jakarta. Petugas diberi ciri-ciri sejumlah kendaraan minibus. “Ternyata, ciri-ciri tersebut berhasil teridentifikasi oleh anggota kami dan langsung dilakukan penangkapan,” sambungnya.

Semua imigran dikirim ke Rumah Detensi Imigran (Rudenim) Tasikmalaya. Sebelumnya, mereka sempat didata di Mapolsek Tasikmalaya. Polisi masih memburu beberapa imigran yang berhasil kabur saat penangkapan.